Ini adalah proyek dokumentasi konsumen independen. Tidak berafiliasi, tidak didukung, dan tidak terhubung dengan Travelio maupun PT Horizon Internusa Persada.
Keluhan yang paling sering terdokumentasi. Penyewa melaporkan bahwa setelah check-out deposit tidak dikembalikan dalam tenggat yang dijanjikan, dan setiap kali ditanyakan justru muncul syarat baru, bukan pembayaran.
Cara mengenalinya
Permintaan bukti tambahan berulang; tidak ada tanggal pasti; deposit masih tertahan berminggu-minggu setelah tenggat kebijakan lewat.
Seorang konsumen menuntut refund dengan alasan unit apartemen berbeda jauh dari gambar yang diiklankan, dan turut mempersoalkan penanganan data pribadi. Ini keluhan Travelio terpublikasi paling baru pada saat data diambil.
Pengulas: "The second you pay for the place you can forget about any refund if problems arise" (begitu Anda membayar, lupakan refund bila timbul masalah), dan melaporkan bahwa saat check-out staf menghindari memberi konfirmasi tertulis bahwa apartemen dalam kondisi sama.
Pengulas di toko aplikasi melaporkan Travelio menolak memproses refund tunai dan menawarkan voucher diskon sebagai gantinya. Yang lain menggambarkan menunggu sebulan penuh untuk deposit setelah check-out secara benar.
Konsumen melaporkan deposit tertunda atau ditolak dengan alasan nama rekening bank untuk refund tidak sama dengan nama pada pemesanan — syarat yang baru muncul di tahap refund, dan tidak diterapkan ketika pembayaran yang sama diterima di awal. Laporan terkait menggambarkan refund ditolak karena orang yang memesan dan tamu yang datang berbeda.
Penyewa melaporkan membayar deposit Rp6.100.000 dan hanya menerima kembali Rp2.740.000 pada Februari 2025 — selisih Rp3.360.000 — tanpa rincian atas apa selisih itu digunakan.
Pelapor menyatakan nominal yang dikembalikan tidak sesuai dengan deposit awal yang disetorkan, dengan pengurangan untuk biaya air dan tagihan tembok kotor. Pemotongan digambarkan diterapkan secara sepihak, bukan disepakati saat inspeksi.
Penyewa tahunan check-out pada 5 April 2023 dan menanyakan kejelasan pengembalian deposit kepada customer service. Pelapor menyatakan kesepakatannya maksimal 14 hari kerja setelah dipotong listrik dan air, bahwa 18 hari kerja telah lewat tanpa pengembalian, dan pertanyaannya tidak mendapat jawaban maupun solusi — hanya 'menunggu konfirmasi billing' berulang, padahal manajemen gedung menerbitkan tagihan setiap tanggal 5.
Seorang penyewa menerbitkan permintaan agar Travelio memproses refund atas sewa tahunan yang dibatalkan — keluhannya adalah refund tidak kunjung diproses, bukan ditolak.
Keluhan paling awal dalam arsip ini. Seorang pelanggan mengkritik customer service Travelio sebagai tidak profesional dan proses refund-nya tidak transparan — dua tema yang sama masih diajukan pada 2026.